Quality Of Education In Indonesia

My Opinion About Quality Of Education


Peringkat Pendidikan Di Indonesia


          Hi!! Smart People, Sampurasun!! How are you today?? semoga asupan gizi kalian semakin terpenuhi dan Be Happy 😃. Problem di setiap Negara tentu memiliki masalahnya masing-masing. Tentu di Negara Indonesia ini,, salah satunya memiliki problem mengenai kualitas pendidikan. Yah ketika kita membicarakan Pendidikan,, tentu mengenai Sekolah.

Indonesia memiliki lebih dari 200 ribu sekolah, lebih dari 45 juta murid dan 2,7 juta guru, namun sangat disayangkan Indonesia menduduki peringkat peforma yang cukup rendah. Menurut PISA (Programme For Student Assessment), Indonesia menduduki peringkat ke 62 dari 70 Negara. 

Tentu peringkat tersebut menunjukan bahwa tingkat kualitas pendidikan di Indonesia cukup ketinggalan yang mempengaruhi kualitas SDM yang akan datang. Hmmm berbicara kualitas pendidikan,, tentu masalah ini sudah terjadi dari gue Sekolah Dasar sampai gue mahasiswa hingga saat ini. Menurut Resarch terbaru dari Professor Lant Pritchett seorang pakar Pendidikan, beliau meneliti khusus siswa-siswi di Jakarta,, ternyata siswa-siswi di Jakarta ketinggalan 128 Tahun di bandingkan Negara Lainnya. 

Seriously?? menurut gue sih betul-betul sangat ketinggalan jauh apalagi berbicara soal pendidikan di Indonesia. Why?? kok bisa sejauh itu?? 
Berbicara soal Pendidikan tentu sangat berhubungan dengan Guru,, dan sayangnya di Negara kita ini tingkat peforma guru-guru di Indonesia sangat kurang. 

"Rata-rata UKG nasional 53,02, sedangkan pemerintah menargetkan rata-rata nilai di angka 55. Selain itu, rerata nilai profesional 54,77, sedangkan nilai rata-rata kompetensi pendagogik 48,94," Kemdikbud, Rabu (30/12/2015).
 sumber : https://news.okezone.com/read/2015/12/30/65/1277618/rata-rata-nilai-ukg-di-bawah-standar

Tentu dengan kurangnya kualitas guru di sekolah,, orang tua murid memilih untuk mencari solusi yang lain. Yap, "Les Privivate" dengan les privivate di luar sekolah,, tentu sangat terbantu dalam kualitas murid yang mengikuti bimbel. Menurut siswa-siswi yang mengikuti bimbel,,, mereka menjadi lebih paham dalam setiap pelajaran.

Tapi,, apakah cara itu tepat?? hmmm menurut gue sih tentu kurang tepat guys. Pasalnya biaya les private dan bimbel di Indonesia,, bukanlah harga yang murah. Mulair dari 3 sampai 8 Juta Rupiah yang harus dikeluarkan oleh orang tua murid supaya mendapatkan fasilitas bimbel. Offcourse gak semua tempat di seluruh Indonesia menyediakan tempat bimbel, dan Smart people pun pasti tau kalau bimbel bukanlah murah.



Lalu apa sih solusi yang tepat?? yah kalian pasti tau dengan kemajuan teknologi dan bekembangnya Internet di Indonesia,, sekarang telah muncul les-les private secara Online. Yah gue denger ini sih dari tetangga yang menceritakan kepada gue bahwa anaknya mengikuti les bimbel secara online via smartphone,, dam ternyata biaya pendaftaran untuk mengikuti les secara Online ini,, Harganya sangat terjangkau.

Kemajuan teknologi di bidang Internet,, tentu para perusahaan yang bergelut di bidang pendidikan,, memberikan cara yang baru untuk mengikuti les privat nya.

"Lalu apa sih manfaat mengikuti bimbel secara online??" yah tentu dengan sistem mengajar yang dijelaskan via multimedia, dan animasi unik membuat para siswa lebih paham dalam mengikuti materi yang di jelaskan oleh guru bimbel nya. Tak hanya itu,, biasanya penyedia les privat secara online ini memberikan tes dan quis di setiap materi yang dijelaskan,, supaya memaksimalkan apa yang di pelajari oleh siswa.

Hmmm menurutku sih,, les bimbel secara online ini cukup mudah dan tentu sangat efektif dibandingkan les secara online. Dengan biaya yang relatif murah dan si anak yang menentukan kapan waktu belajarnya,, menurut gue sih ini adalah solusi terbaik untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Comments