Pentingnya Quality Time Bersama Keluarga #Bebetter



3 Tanda Bahwa Pekerjaan Mulai Merusak Rumah Tangga


Siapa sih yang enggak pengen punya keluarga yang bahagia?? tentu semua orang memiliki keinginan untuk menjalani keluarga yang sakinah mawadah warohman (ckckck maaf kalo salah 😂). Namun terkadang tak sedikit pula keluarga yang minim akan sosialisasi dengan anggota keluarga dirumah,, apalagi bagi kamu yang sekarang menjadi kepala keluarga. Ternyata kurangnya quality time bersama keluarga tercinta membuat hubungan keluarga menjadi kurang baik. 

Faktanya beberapa anak yang gak betah tinggal di rumah dan menghabiskan waktunya di luar rumah adalah ciri-ciri keluarga yang kurang bahagia. Entah itu kesibukan pekerjaan ataupun sibuk dengan urusan pribadi sampai chemistri keluarga menjadi tidak berwarna ckckckck. Ciri-ciri keluarga yang kurang baik salah satunya kurangnya keterbukaan antara anak dan orang tua di rumah, apalagi bagi kalian yang memiliki kesibukan pekerjaan dan menjadi orangtua karir,, mereka lebih menghabiskan waktunya dengan urusan kerja di bandingkan mempererat hubungan dengan anggota keluarga di rumah.

Quality time dengan keluarga itu sangat penting untuk perkembangan si buah hati dan istri tercinta ckckck,, walaupun gue belum pernah berkeluarga #Jombloakut,,, namun dari berbagai pengalaman lingkungan terdekat gue,, gak sedikit pula pekerjaan menjadi hambatan untuk perkembangan hubungan rumah tangga kalian menjadi berantakan. Hmmm tentu hal tersebut sangat di takutkan oleh sebagian lelaki yang memiliki tanggun jawab sebagai kepala keluarga. Tahukah kamu gak sedikit keluarga yang gagal karena hal pekerjaan. Oke mari kita bahas secara singkatt "3 Tada Pekerjaan Yang Mulai Merusak Kehidupan Keluarga" Let's go to the list!!.

1. Mempunyai Sedikit Waktu Untuk Keluarga




Nah pernahkah kamu terlalu sibuk dengan urusan pekerjaan sampai lupa waktu dengan keluarga tercinta?? apalagi tuntutan pekerjaan yang cukup untuk membuat kita tertekan dan lupa dengan segalanya??? perlu kalian ketahui Good People,, kurangnya waktu dan quality time bersama keluarga tercinta membuat hubungan rumah tangga mu menjadi berantakan. Memang sih namanya juga kerja cari nafkah untuk makan keluarga,,, tapi menegement waktu yang tepat,, gue rasa hal seperti ini bisa aja kita hindari gengs. Bekerja keras memang tuntutan demi kebahagiaan dan kebutuhan finansial untuk masa depan si buah hati. But,, salah besar jika keluargamu kurang dalam komunikasi bahkan sampai tidak peduli dengan waktu untuk si buah hati dan istri tercinta. Mulailah untuk terbuka dan menyisihkan waktu untuk keluarga mu saat waktu yang tepat.

2. Selalu Mengeluh Mengenai Pekerjaan Pada Keluarga




Sering mengeluh urusan kerja pada keluarga mu akhir-akhir ini?? atau bahkan melampisakan kesalnya pekerjaan pada istri dan anak kalian??? waduh,, tentu hal ini sangat tidaklah baik untuk hubungan keluarga mu gengs. Ciri-ciri saat kamu lebih mementingkan pekerjaan dibandingkan keluarga tercinta adalah sering ngeluhin pekerjaan kepada keluarga mu. "Hadeuh capek banget udah nyari duit mati-matian malah ngomel mulu!!" siapa sih yang gak kesel saat melihat suami mengerutu gak jelas?? Mengeluh bukanlah cara yang tepat untuk mengatasi masalah,, dengan menceritakan dengan baik-baik tanpa emosi adalah cara yang tepat untuk menjelaskan masalahmu dengan istri tercinta. Efeknya adalah si buah hati yang merasa gak betah di rumah karena orangtua yang selalu berdebat masalah hal sepele. 

3. Menolak Bepergian Saat Akhir Pekan Dan Memilih Untuk Istirahat




Gak aneh bagi para pekerja yang memilih untuk istirahat di hari libur karena capek dan penat aktifitas pekerjaan. Namun sering melewatkan waktu liburan dengan keluarga adalah hal yang buruk untuk keluargamu Smart People. Capeknya pekerjaan dan memilih untuk istirahat memang penting,, namun melewatkan waktu dengan keluarga bukanlah pilihan yang tepat gengs. Faktanya keluarga yang bahagia adalah memiliki Quality Time bersama Keluarga tercinta,, So?? Pertimbangkan untuk memilih waktu yang tepat untuk bepergian bersama keluarga tercinta kalian. 

Penutup




Memiliki keluarga yang bahagia adalah impian semua orang,, gue rasa gak ada yang ingin memiilki masalah dengan keluarga tercinta kita,, namun terkadang kesalahan mindset setiap orang bahwa "Uang Adalah Kunci Utama Kebahagiaan Keluarga" membuat kita lupa bahwa setiap keluarga membutuhkan waktu untuk mempererat hubungan antara anggota keluarga kalian. Pekerjaan bukanlah alasan untuk menghambat keluarga yang bahagia,, banyak juga kok orang-orang yang memiliki keluarga bahagia walaupun sibuk dengan pekerjaan. Mulailah untuk memenejemen waktu antara pekerjaan dan keluarga. 

Memiliki keluarga yang bahagia tidaklah sulit gengs,,, dengan mengatur waktu yang tepat, saya rasa gak ada yang harus di korbankan apalagi mengorbankan quality time keluarga demi tuntutan pekerjaan kita. 

" Uang tidak bisa membeli kebahagiaan,, namun kebahagiaanlah yang dapat membawakan mu Uang " #myquotes 
So?? hargai waktu dengan keluarga tercinta dan ciptakanlah keluarga yang harmonis dengan saling pengertian terhadap semua orang yang kita cintai. #Familyisnumber1 ckckck

Terimakasih telah berkunjung ke blog ane, mohon maaf apabila ada kesalahan kata. Semoga bermanfaat bagi pembaca. Komen-komen dibawah apabila ada tambahan. Semoga sehat dan berbahagia selalu.

#Bebetter #Enjoy #Loveyourfamily #Behappy 😉

Comments

  1. Kebanyakan ckckck, he he. Soal manajemen diri itu emang penting dalam membina kehidupan berkeluarga. Jangan karena sibuk maka dijadikan alasan untuk abai pada anak dan istri, juga ngeluh soal kerjaan itu bukan perkara bijak, nanti ngurangin wibawa sang kepala keluarga. Teman saya sebal kalau suaminya ngeluh meski sang suami ingin agar istri lebih memahami, namun butuh cara komunikasi yang baik. Suami saya kalau kecapaian karena kerja paling diam saja, bengong dan jika ditanya maka hanya jawab singkap, "Capek." Udah gitu saja, tak usah ngerecokin suami kalau sudah capek. Toh ia kerja dengan ikhlas. Layani saja sebaik-baiknya sebagai istri agar sama senang. :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Komentar, kritik dan saran sangat saya hargai disini. Bebas berpendapat adalah hak setiap orang.
Terimakasih