Ojek Online Profesi Yang Banyak Di Minati


Pengalaman Pribadi Menjadi Ojek Online





            Hi!! Authentic People, Smart People and Good People, Wellcome to my Blog hehehehe😁, Apa kabarnya nih good people?? Semoga baik-baik saja dan semakin Sukses. Oke,, sesuai dengan Judul Postingan kita kali ini yaitu pengalaman gue pribadi sebagai Ojol (Ojek Online) di Bandung di salah satu perusahaan Transportasi Online Terbesar di Asia, yah gue gak bisa menyebutkan nama perusahaan nya cuman saya yakin pasti para paembaca disini pun tau hehe. Mungkin para pembaca disini juga seorang Ojek Online?? atau Costumer setia Transportasi Online?? yah memang terobosan dan kemajuan Teknologi di jaman modern ini kita bisa menikmati dan menggunakan jasa Transportasi yang simple dan gak pake mahal hahahaha "No Promosi!". Jadi sebetulnya disini gue ingin sharing kepada para Smart People pengalaman gue sebagai Driver Ojol selama 4 bulan, yah walaupun sekarang sudah bukan status sebagai Driver Ojol Aktif, namun pengalaman mencari rezeki di Ojol memang sangat menyenangkan.

Okey Good People,, sebetulnya kenapa sih gue bukan Driver Ojol Aktif?? yah sebetulnya gue punya pengalaman agak pait ketika menjalani profesi sebagai Driver Online, pasalnya tarif Ojol di Indonesia memang sangat terjangkau dan orderan penumpang gak selalu rame hehehe. Be Honest gue kena Suspend oleh Pihak Perusahaan Ojek Online dikarena kan salah satu costumer gue yang waktu itu sempet di cancel, Loh kenapa bisa di cancel?? yap karena kondisi yang tidak memungkinkan seperti hujan dan si CS ini minta terburu-buru untuk di jemput, nyatanya saya telah menunggu lumayan lama di lokasi pejemputan. Hahahaha setelah gue tunggu dan mencoba hubungi si CS (Costumer) tersebut tidak ada respon sama sekali dan dia gak mau cancel orderan nya, yah you know lah karena gue gak mau buang waktu ahir nya gue memutuskan untuk mengcencel order tersebut. Miris nya setelah 15 menit kemudian Akun Ojol saya mendapatkan notifikasi bahwa akun saya di Tangguhkan atau bahasa kasar nya Di Pecat!! hahahaha😂, apakah se ketat itu kah Perusahaan Ojol di Indonesia?? yah intinya disini saya hanya ingin berbagi pengalaman ketika melakoni pekerjaan sebagai Ojek Online, dan tentu saja tidak menyinggung ataupun menjelekan Perusahaan Transportasi Online di Indonesia.


Foto Di Ambil Dari Google


Yah Menurut saya pribadi, sebetulnya dengan adanya Perusahaan-perusahaan Transportasi Online di Indonesia, jumlah pangangguran di berbagai daerah sedikit berkurang karena proses ketika pendaftaran dan mudahnya akses untuk mendaftar tidaklah sulit. Modal Kendaraan Bermotor dan sebuah Smartphone, para Driver Ojol sudah bisa mencari rejeki dan tentu saja membantu para pengangguran untuk mendapatkan lapangan kerja yang baru.

Bagi para pembaca disini khususnya Ojol yang baru ataupun sudah berpengalaman, yah memang mencari rejeki susah-susah gampang, pasalnya persaingan semakin banyak dan jumlah customer yang semakin berkurang, membuat para Ojol kehilangan sedikit penghasilan nya, dan tentu saja dikarena kan para Ojol yang ingin instan untuk mendapatkan bonus yang di sediakan oleh setiap perusahaan Transportasi Online, tidak sedikit mereka yang bermain curang untuk mendapatkan Insentif bonus harian bagi para Ojol yang mencapai target tertentu. Yah yang saya rasakan sebagai driver online selama 4 bulan lebih memang mendapatkan target bonus tidaklah mudah namun gue pribadi gak pernah tuh memakai cara kotor untuk menipu si perushaan online demi instentif hahahaha😂, yah masalah itu haram atapun halal kembali lagi kepada driver-driver Ojol masing-masing cuman bagi yang sekarang masih memakai cara kuno untuk mendapatkan insentif bonus,, saya rasa perusahaan tidak sebodoh yang kalian kira. Pasalnya denger-denger dari temen-temen gue yang masih aktif di drive ojol banyak yang kena pecat juga nih, perusahaan bertindak tegas bagi para driver yang nakal dan tidak segan untuk menghapus mitra antara perusahaan dan drivernya masing-masing. Yah setidaknya dengan hasil yang jujur berbeda dengan cara instan walaupun lumayan juga untuk tambah-tambah keperluan pribadinya. Mungkin mental orang Indo serba pingin instant dan memakai segala cara untuk mendapatkan keuntungan tanpa pedulikan kerugian perusahaan yang telah membantu kalian para driver ojol untuk memberikan kesempatan memutarkan roda ekonomi untuk para drivernya. "yang harus di garis bawahi disini tidak semua nya yah,, namun pengalaman pribadi saya banyak yang mengakui bahwa mereka yang ingin mendapatkan keuntungan dari aplikasi tuyul yang mereka gunakan untuk mencairkan bonus harian nya!!!". Yap saya tidak menjudge apalagi menghakimi para Ojol-Ojol di Indonesia,, ini hanya pengakuan beberapa driver-driver nakal di luaran sana. Kembali lagi terhadap kesadaran kita untuk mencari uang yang halal apalagi yang sudah berkeluarga?? hmmm gak kebayang deh untuk menafkahi keluarganya dari "Ekhemmm" cara yang kurang sehat.

Screen Shoot para pelaku pengguna aplikasi tuyul

Kesimpulan

Yah kesimpulan nya sih semua profesi pekerjaan tidak lah hina,, asalkan kita mencintai pekerjaan yang kita lakukan saat ini dan tentu saja dengan rasa syukur kepada sang pemberi rejeki membuat kita lebih menikmati pekerjaan, apapun itu yang namanya unsur menipu, dan bermain curang saya yakin semua nya akan di pertanggung jawabkan dan ada konsekuensi dan resiko sesuai dengan aturan di setiap perusahaan manapun. Mari kita tingkatkan kembali kejujuran walaupun dari hal kecil, dan gue yakin kejujuran itu memang sangatlah mahal harganya. Ketika kita melakukan hal yang baik percaya deh suatu saat pasti akan berdampak baik pula, tentu saja apabila kita melakukan hal yang buruk, apalagi dengan unsur tipu-menipu, pasti ada resiko yang harus di terima oleh si pelaku. 
So?? Terimakasih telah berkunjung di Postingan saya kali ini, dan semoga bermanfaat bagi para pembaca, semoga sehat dan sukses selalu. RAHAYU!! RAHAYU!! RAHYU!! SAGUND DUMADI!! bye😉

Comments